Rabu, (23/08) – diadakan kickoff 5S sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan workshop di PT Astra Honda Motor yang termasuk dalam serangkaian event “Dies Natalies 60th Teknik Mesin” dengan tema “Sinergy and Innovation Redefining Uber Alles”. Selain perwakilan Departemen Teknik Mesin (DTM) FTI-ITS dan PIC mahasiswa yang terlibat, kickoff pagi hari ini turut dihadiri oleh rektor ITS Prof. Ir. Joni Hermana serta Ir. Hery Soemardiyanto selaku perwakilan PT Astra Honda Motor yang juga merupakan alumni dari Teknik Mesin FTI-ITS.

Dalam sambutannya, pak Hery mengatakan bahwa tantangan terberat dalam pelaksanaan 5S adalah dibutuhkannya komitmen tinggi dalam setiap diri civitas akademika DTM untuk terus mempertahankan pelaksanaannya. Kurangnya kesadaran akan dampak jangka panjang dari 5S inilah yang melatarbelakangi adanya tantangan berupa komitmen tersebut.

5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke)  atau dalam Bahasa Indonesia dikenal sebagai 5R yaitu Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin merupakan budaya kerja yang telah diterapkan hampir di seluruh perusahaan di Jepang. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas di tempat kerja yang mana dalam konteks ini merupakan lingkungan Departemen Teknik Mesin FTI-ITS. Dalam sosialisasinya dijelaskan bahwa Seiri atau ringkas merupakan suatu kegiatan memilah-milih antara barang yang masih diperlukan atau tidak. Seiton yang merupakan tahap kedua dari 5S merupakan kegiatan pembuatan layout dan identitas agar barang-barang tertata rapi sehingga mudah untuk ditemukan. Selanjutnya adalah Seiso yaitu memastikan semua peralatan atau barang tetap bersih. Dua S terakhir yaitu Seiketsu dan Shitsuke merupakan bagian terpenting dari 5S, yangmana Seiketsu merupakan pembuatan SOP  atau visual kontrol demi terjaganya ketiga tahap sebelumnya. Sedangkan Shitsuke merupakansikap akhir yang diharapkan terbentuk setelah melaksanakan keempat S sebelumnya, yaitu terbentuknya sikap disiplin dan komitmen terhadap standar yang telah dibuat.

Pelaksanaan 5S di Departemen Teknik Mesin FTI-ITS yang telah dimulai dengan pembersihan di sekretariat jurusan dan Laboratorium Motor Bakar akan dilanjutkan dengan pembersihan 12 laboratorium lainnya. Selain itu akan diadakan kontrol secara bertahap oleh karyawan di setiap harinya, setiap minggu oleh kepala laboratorium , dan kontrol tiap bulan oleh kepala departemen. Harapan dari terlaksananya kegiatan 5S di Departemen Teknik Mesin FTI-ITS adalah dalam rangka menuju sertifikasi AUN. Selain itu juga agar Teknik Mesin dapat menjadi profit center yang berarti setiap laboratorium di Departemen Teknik Mesin menghasilkan pemasukan, salah satu contohnya seperti melalui penyewaan mesin. (rtn/atr)

Sumber : http://dimensi.me.its.ac.id/index.php/2017/08/24/kickoff-5s-langkah-kecil-teknik-mesin-menuju-world-class-university/

Share Now